PT. GALAXY TEKNIK INDONESIA
Jasa Borehole Camera Profesional untuk Inspeksi Sumur & Tanah
PT. GALAXY TEKNIK INDONESIA
Jasa Borehole Camera Profesional & Terpercaya di Indonesia
PT. Galaxy Teknik Indonesia melayani jasa borehole camera untuk memeriksa kondisi dalam lubang bor dan sumur dengan kamera bawah tanah beresolusi tinggi. Layanan ini membantu mengetahui kondisi casing, dinding lubang, retakan batuan, serta sumber air tanah secara akurat dan cepat untuk kebutuhan proyek maupun perizinan air tanah (SIPA).
Didukung oleh tim ahli berpengalaman dan peralatan borehole camera modern, kami siap memberikan hasil dokumentasi jelas, detail, dan siap digunakan untuk analisis teknis maupun laporan resmi.
PENGALAMAN +10 TAHUN
PT. GALAXY TEKNIK INDONESIA
Kenapa Memilih Kami
Visual Jelas
Kamera beresolusi tinggi menampilkan kondisi lubang bor secara detail dan akurat di setiap kedalaman.
Analisis Akurat
Data visual dianalisis oleh tim ahli untuk menentukan kondisi struktur tanah dan rongga air tanah.
Peralatan Modern
Menggunakan borehole camera digital terbaru untuk hasil dokumentasi yang presisi dan informatif.
Laporan Lengkap
Setiap hasil inspeksi, sudah dilengkapi foto, video, dan analisis teknis dalam format profesional.
Proses Cepat
Pemeriksaan lapangan dilakukan efisien tanpa mengganggu kegiatan pengeboran yang sedang berjalan.
Tim Berpengalaman
Dikerjakan oleh teknisi ahli berpengalaman dalam bidang hidrogeologi dan inspeksi sumur bor.
PT. GALAXY TEKNIK INDONESIA
Dipercaya Oleh









PT. GALAXY TEKNIK INDONESIA
Buat Janji & Dapatkan Penawaran Khusus Silakan Hubungi Klik Tombol Dibawah Ini
PT. GALAXY TEKNIK INDONESIA
Layanan Kami
dalam setiap project yang kami kerjakan
Jasa Geolistrik
Geolistrik & Logging biasa digunakan untuk pendugaan penentuan potensi Air Tanah, Pertambangan & Konstruksi Sumur Bor.
Perizinan Bor / SIPA
Jika anda sedang mencari konsultan yang bergerak dalam bidang lingkungan dan jasa perizinan kami dapat melayani anda.
Bore Hole Camera
Bore Hole Camera dapat memberikan informasi karakteristik batuan dalam tanah, pra & pasca penggalian sumur dengan akurat.
Jasa Logging Test
Logging adalah praktik membuat catatan rinci ( sebuah catatan sumur) dari formasi geologi yang ditembus oleh lubang bor.
Pumping Test
Kami melayani jasa pumping test terbaik untuk beragam kebutuhan dan lokasi baik skala kecil, menengah, maupun besar.
Service Pompa
Kami melayani penjualan, pemasangna & perbaikan pompa untuk industri profesional dengan harga yang sangat kompetitif.
Jetting Compressor
Kami melayani jetting compressor untuk memaintenance sumur Anda sehingga berfungsi normal kembali.
Drilling Machinery
Melayani jasa pembuatan mesin bor, mata bor, pembuatan dock drat. Cocok untuk sumur dangkal atau dalam.
Well Drilling
Jasa pembuatan sumur dalam, sumur dangkal, sumur imbuhan, sumur pantau, dewatering system, bore pile dll.
Apa Itu Bore Hole Camera?
Bore hole camera adalah alat inspeksi berbentuk kamera kecil yang dirancang khusus untuk melihat kondisi bagian dalam lubang bor atau sumur bor. Kamera ini dilengkapi lampu LED yang kuat dan lensa sudut lebar sehingga dapat memberikan visual yang jelas di area gelap dan sempit. Dengan menggunakan kabel panjang, kamera diturunkan ke dalam sumur dan menampilkan gambar secara real-time melalui monitor di permukaan.
Dalam praktik pengeboran dan perawatan sumur, bore hole camera digunakan untuk memeriksa kondisi pipa, memastikan tidak ada kerusakan seperti retak atau penyumbatan, serta melihat apakah ada material asing yang mengganggu aliran air. Teknologi ini membantu teknisi mengidentifikasi masalah tanpa harus membongkar seluruh struktur sumur, sehingga proses perbaikan menjadi lebih efisien dan akurat.
Selain itu, bore hole camera sangat berguna untuk dokumentasi teknis, terutama pada proyek proyek industri, geoteknik, atau perizinan sumur. Dengan rekaman visual yang jelas, pemilik sumur dapat memahami kondisi internal sumur mereka, sementara teknisi bisa menentukan tindakan perbaikan yang paling tepat berdasarkan bukti visual yang didapat.
Bore Hole Camera Menurut Definisi & Literatur Ilmiah
Untuk memahami teknologi bore hole camera secara lebih mendalam, kita perlu merujuk pada berbagai literatur ilmiah dan sumber teknis yang telah membahas fungsi, komponen, serta cara kerjanya dalam kegiatan pengeboran dan survei geologi. Studi-studi ini memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai bagaimana kamera lubang bor digunakan untuk inspeksi bawah tanah dan analisis struktur geologis.
Menurut US EPA, borehole video camera adalah alat logging optik yang diturunkan ke dalam lubang bor (baik berisi air maupun udara) menggunakan kabel, kemudian merekam video dinding lubang bor secara real-time.
Kamera biasanya dikemas dalam probe yang dilengkapi dengan cermin miring (biasanya 45°) agar bisa melihat dinding samping lubang bor dan bagian bawah lubang secara bersamaan.
Sistem permukaan (surface) terdiri dari mesin winch, unit kontrol, monitor TV, video recorder, dan sumber listrik.
Alat ini juga bisa dilengkapi dengan kompas dan klinometer, untuk mengukur orientasi retakan (fracture) atau fitur geologi di dinding lubang bor.
Dalam jurnal “Fracture System and Rock-Mass Characterization by Borehole Camera Surveying” (MDPI), kamera lubang bor digunakan untuk survei retakan (fracture) di struktur batuan.
Kamera memiliki orientasi untuk melihat ke bawah (bottom) dan ke samping (side) lubang bor, sehingga dapat memberikan gambaran lengkap struktur geologis.
Prosedur pengambilan gambar biasanya melibatkan menurunkan kamera dengan winch hingga kestabilan tercapai agar orientasi bisa dihitung dengan akurat.
Dari penelitian “Borehole Inner Surface Visualization System …” (SN Computer Science), dikembangkan sistem kamera monokular video yang bisa mengompensasi getaran dan rotasi saat kamera diturunkan dalam lubang bor.
Dengan teknik cross-correlation dan ellipse center finder, sistem dapat mendeteksi pergeseran trajektori kamera (drift) dan koreksi rotasi, sehingga gambar yang dihasilkan lebih stabil dan akurat.
Selain itu, ada metode untuk smoothing jalur kamera (trajectory smoothing) agar kesalahan orientasi di dalam video dapat diminimalkan, sangat berguna untuk analisis geologi.
Biaya Jasa Bore Hole Camera
Biaya penggunaan bore hole camera biasanya dihitung berdasarkan kedalaman sumur, lokasi, serta jenis permasalahan yang akan diperiksa. Harga tidak sama di setiap daerah, namun secara umum jasa inspeksi bore hole camera berkisar antara Rp 1.500.000 – Rp 6.000.000, tergantung kompleksitas pekerjaan. Untuk sumur dalam, penggunaan alat lebih lama dan membutuhkan tenaga teknisi tambahan sehingga biayanya lebih tinggi.
Jika diperlukan dokumentasi lengkap seperti rekaman video, laporan teknis, atau analisa geologi, penyedia jasa biasanya menambahkan biaya tambahan sesuai kebutuhan pelanggan.
| Jenis Layanan | Harga Mulai Dari | Keterangan |
|---|---|---|
| Survey Geolistrik 1 Titik | Rp 2.500.000 | Untuk sumur rumah tangga & area kecil. Termasuk pengukuran & rekomendasi kedalaman. |
| Survey Geolistrik 2 Titik | Rp 4.500.000 | Ideal untuk memastikan sebaran akuifer dan akurasi titik pengeboran. |
| Survey Geolistrik Multi-Titik (3–5 Titik) | Rp 7.500.000 – Rp 12.500.000 | Untuk pabrik, perumahan besar, dan analisa akuifer mendalam. |
| Survey Geolistrik Kedalaman Dalam (>150 m) | Mulai Rp 6.500.000 | Survey untuk pengeboran industri dengan target kedalaman dalam. |
| Survey Geolistrik 2D Resistivity Imaging | Rp 12.000.000 – Rp 25.000.000 | Metode premium menghasilkan penampang bawah tanah 2D. |
| Survey Lokasi & Konsultasi Teknis | Rp 500.000 – Rp 1.500.000 | Pengecekan awal lokasi (FREE jika lanjut survey). |
Catatan :
Harga di atas merupakan estimasi awal dan dapat berubah sesuai kondisi lapangan, jumlah titik yang dibutuhkan, serta kedalaman target yang ingin dicapai. Setiap lokasi memiliki karakteristik geologi yang berbeda-beda sehingga biaya akan disesuaikan untuk memastikan hasil survey tetap akurat dan optimal.
Penawaran harga final akan diberikan setelah tim kami menerima informasi lokasi, akses area, serta tujuan survey. Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan tim teknis untuk mendapatkan rekomendasi jumlah titik, metode geolistrik yang tepat, serta estimasi kedalaman akuifer sebelum pengeboran.
Manfaat Bore Hole Camera
Penggunaan bore hole camera menawarkan berbagai keuntungan penting dalam inspeksi dan perawatan sumur bor, karena alat ini mampu memberikan visual langsung dari kondisi bagian dalam sumur yang sulit dijangkau. Dengan teknologi kamera yang dapat menampilkan gambar real-time, proses identifikasi masalah menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien, sehingga membantu teknisi menentukan langkah perbaikan yang tepat tanpa perlu membongkar konstruksi sumur secara menyeluruh.
1. Mengidentifikasi Kerusakan di Dalam Sumur dengan Akurat
Bore hole camera sangat membantu dalam menemukan sumber masalah di dalam sumur bor, seperti pipa pecah, paralon patah, pompa tersangkut, atau rongga tanah yang runtuh. Dengan visual langsung, teknisi dapat mengetahui titik kerusakan secara tepat tanpa perlu membongkar seluruh sumur, sehingga proses perbaikan menjadi lebih cepat dan efisien.
2. Mendeteksi Masuknya Pasir, Lumpur, atau Material Asing
Salah satu keluhan umum pada sumur bor adalah air yang keruh atau turunnya debit air. Bore hole camera memungkinkan teknisi melihat apakah ada pasir yang masuk melalui sambungan pipa, retakan dinding sumur, atau adanya sedimen yang menumpuk di dasar sumur. Dengan informasi ini, langkah perbaikan bisa direncanakan secara tepat.
3. Memeriksa Kondisi Pipa dan Struktur Sumur
Dengan kamera beresolusi tinggi, kondisi pipa PVC atau pipa casing dapat terlihat jelas, termasuk apakah terjadi korosi, geseran, retakan, atau pemasangan yang tidak sempurna. Hal ini penting untuk menjaga umur sumur agar tetap awet dan menghindari kerusakan lebih serius di kemudian hari.
4. Membantu Menentukan Langkah Perbaikan yang Tepat
Karena bore hole camera menampilkan gambar real-time, teknisi dapat langsung menentukan metode perbaikan terbaik, misalnya melakukan pembersihan, penyedotan lumpur, reparasi pipa, atau penggantian bagian yang rusak. Tanpa kamera, keputusan seringkali hanya berdasarkan perkiraan dan berpotensi salah.
5. Meningkatkan Efisiensi dan Menghemat Biaya
Dengan pemeriksaan visual, masalah dapat ditemukan lebih cepat sehingga menghindari biaya perbaikan yang tidak perlu. Klien tidak lagi harus menanggung biaya pembongkaran atau percobaan perbaikan yang belum tentu tepat sasaran.
6. Mendokumentasikan Kondisi Sumur secara Profesional
Bore hole camera memungkinkan perekaman video dan pengambilan gambar untuk keperluan laporan teknis. Ini sangat bermanfaat bagi perusahaan, proyek konstruksi, industri, atau pemilik sumur agar dapat melihat kondisi sumur secara objektif dan menyimpan dokumentasinya untuk pengecekan berkala.
Kapan Harus Melakukan Bore Hole Camera?
Bore hole camera sebaiknya dilakukan ketika muncul tanda-tanda bahwa kondisi sumur bor tidak normal atau ketika diperlukan analisa detail yang tidak bisa dilihat dari permukaan. Pemeriksaan ini umumnya diperlukan saat air sumur tiba-tiba menjadi keruh, debit air menurun drastis, atau terdapat dugaan kerusakan pada pipa casing di dalam sumur. Dengan kamera, teknisi bisa melihat langsung penyebab masalah dan menentukan langkah perbaikan yang tepat tanpa harus melakukan pembongkaran.
Selain itu, bore hole camera juga penting dilakukan ketika pompa submersible tersangkut, paralon patah di dalam sumur bor, atau ketika ada material asing seperti pasir dan lumpur yang masuk ke dalam sumur. Inspeksi visual membantu mengidentifikasi posisi dan tingkat keparahan masalah tersebut sehingga proses evakuasi atau perbaikan dapat direncanakan secara efektif. Untuk sumur industri atau sumur artesis, pemeriksaan rutin dengan kamera juga sangat dianjurkan agar kerusakan dapat terdeteksi lebih awal.
Pemeriksaan bore hole camera juga wajib dilakukan pada proyek-proyek geoteknik, perizinan sumur, atau investigasi kualitas pengeboran. Dalam situasi seperti ini, kamera digunakan untuk memastikan bahwa lubang bor sesuai dengan spesifikasi teknis, kondisi dinding sumur stabil, dan tidak ada cacat struktur yang dapat menimbulkan masalah di masa depan. Dengan demikian, bore hole camera menjadi langkah penting untuk menjaga keandalan dan umur panjang sumur bor.
Proses atau Tahapan Bore Hole Camera
Proses pemeriksaan menggunakan bore hole camera dilakukan melalui beberapa tahapan terstruktur untuk memastikan hasil visual yang akurat dan detail mengenai kondisi bagian dalam sumur bor. Setiap tahap dilakukan secara hati-hati, mulai dari persiapan alat hingga analisa hasil rekaman, sehingga teknisi dapat mengidentifikasi masalah dengan tepat dan menentukan solusi perbaikan yang paling efektif.
Berikut tahapan Bore Hole Camera yang umum dilakukan di lapangan:
1. Persiapan Alat dan Pemeriksaan Awal
Tahap pertama dimulai dengan menyiapkan seluruh peralatan, termasuk kamera borehole, kabel, monitor, sumber daya listrik, serta perlengkapan pencahayaan. Teknisi juga melakukan pengecekan awal terhadap kondisi sumur, seperti kedalaman, diameter, dan apakah sumur berisi air atau tidak. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan kamera dapat turun dengan aman dan hasil visual yang diperoleh optimal.
2. Penurunan Kamera ke Dalam Sumur
Setelah persiapan selesai, kamera diturunkan perlahan ke dalam sumur menggunakan winch atau kabel khusus. Kamera akan mulai menampilkan gambar secara real-time melalui monitor. Pada tahap ini, teknisi memantau setiap meter kedalaman sumur untuk melihat kondisi dinding sumur, pipa casing, sambungan pipa, dan area dasar sumur. Gerakan kamera harus stabil untuk mendapatkan hasil visual yang jelas.
3. Pengamatan dan Dokumentasi Visual
Ketika kamera mencapai bagian-bagian penting seperti sambungan pipa, celah retakan, atau area yang dicurigai bermasalah, teknisi akan menghentikan penurunan untuk melakukan pengamatan lebih detail. Seluruh proses biasanya direkam dalam bentuk video atau foto sebagai dokumentasi. Tahap ini membantu mengidentifikasi paralon patah, penyumbatan, pasir masuk, pompa tersangkut, atau kerusakan lainnya.
4. Analisa Hasil Rekaman
Setelah proses inspeksi selesai, video atau foto dianalisa untuk menentukan kondisi sumur secara keseluruhan. Teknisi akan meninjau ulang setiap temuan, seperti retakan, rongga tanah, pipa yang miring, atau sedimen yang menumpuk. Analisa ini menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan yang sesuai dan estimasi biaya yang diperlukan.
5. Penyusunan Laporan dan Rekomendasi
Tahap terakhir adalah pembuatan laporan hasil bore hole camera yang berisi dokumentasi visual, catatan kedalaman temuan, dan analisa teknis. Dari laporan tersebut, teknisi memberikan rekomendasi tindakan, seperti pembersihan sumur, penarikan pompa, perbaikan pipa casing, atau penguatan struktur sumur. Laporan ini juga dapat dijadikan acuan untuk inspeksi berkala di masa mendatang.
Jenis Metode Bore Hole Camera yang Digunakan
Dalam proses inspeksi sumur bor, terdapat beberapa metode penggunaan bore hole camera yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dan kondisi sumur. Setiap metode memiliki fungsi dan keunggulannya masing-masing, mulai dari pemantauan dasar sumur hingga visualisasi menyeluruh pada dinding sumur. Pemahaman tentang metode-metode ini penting agar pemeriksaan dapat dilakukan secara tepat dan memberikan hasil analisa yang akurat. Berikut beberapa metode Bore Hole Camera yang umum digunakan:
1. Metode Down-View (Tampilan ke Bawah)
Metode ini menggunakan kamera yang mengarah lurus ke bawah untuk melihat kondisi dasar sumur bor. Down-view sangat efektif untuk memeriksa apakah terdapat endapan lumpur, pasir, material asing, atau pompa yang tersangkut di bagian dasar. Teknik ini juga ideal untuk mengecek kedalaman aktual dan memastikan tidak ada penyumbatan di titik paling bawah sumur.
2. Metode Side-View (Tampilan Samping / 360°)
Metode side-view menggunakan kamera dengan cermin atau lensa rotasi 360° yang memungkinkan visualisasi dinding sumur secara menyeluruh. Dengan metode ini, teknisi bisa melihat retakan dinding, sambungan pipa, paralon yang patah, atau pergeseran casing dengan sangat jelas. Side-view adalah metode paling umum dalam investigasi kerusakan karena memberikan gambaran lengkap pada setiap kedalaman.
3. Metode Kombinasi (Down-View + Side-View)
Pada metode ini, kamera borehole dilengkapi dua sistem tampilan sekaligus: tampilan bawah untuk melihat dasar sumur, serta tampilan samping untuk memeriksa dinding sumur. Metode kombinasi digunakan untuk inspeksi komprehensif, terutama pada sumur industri, sumur dalam, atau ketika sumber masalah belum diketahui secara pasti. Kombinasi kedua metode menghasilkan analisa visual paling lengkap.
4. Metode Rotasi Otomatis (Auto-Rotating Camera)
Beberapa kamera modern memiliki fitur rotasi otomatis yang memutar lensa secara perlahan saat kamera turun ke dalam sumur. Dengan rotasi yang stabil, kamera dapat menangkap gambar 360° tanpa harus berhenti di setiap titik. Metode ini mempercepat proses inspeksi, menghasilkan video yang lebih halus, dan memudahkan teknisi dalam menganalisis kondisi sumur.
5. Metode Logging Visual Berbasis Sensor
Pada metode ini, kamera dilengkapi sensor tambahan seperti kompas digital, inclinometer, atau sensor orientasi. Hasil visual dikombinasi dengan data sensor sehingga teknisi dapat mengetahui kemiringan pipa, arah retakan, dan posisi kerusakan secara presisi. Metode ini biasa dipakai pada proyek geoteknik, eksplorasi geologi, atau sumur bertekanan tinggi.
PT. GALAXY TEKNIK INDONESIA
Testimoni Pelanggan
“Pelayanan sangat profesional dan responsif. Tim Galaxy Teknik Indonesia membantu kami melakukan survey tanah dengan hasil yang akurat dan laporan lengkap sesuai kebutuhan tender proyek.”
PT. GALAXY TEKNIK INDONESIA
F.A.Q Yang Sering Ditanyakan
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para customer/pelanggan kami tentang layanan yang diberikan oleh Galaxy Teknik.



